Modal Bisnis
Posted by pintarbisnis on July 17, 2008
Mungkin kita sering dengan orang berkata : “Saya ingin berbisnis tapi ga punya modal”
Modal….?
Sebenarnya apa sih modal itu?
Kalau kita pikir secara mendalam dengan hati bersih, menurut saya perkataan tersebut di atas tidak benar. Coba bukankan diri kita sendiri merupakan modal? Ya. diri kita adalah modal yang sangat berharga bahkan tidak bisa diukur dengan materi. Bukankah Alloh SWT telah menciptakan kita dengan segala perlengkapannya yang sangat berguna sekali. kita punya tangan untuk mengerjakan sesuatu, kita punya mulut untuk menyampaikan ide, gagasan, melobi orang, kita punya otak untuk berfikir menciptakan ide, kreasi, kita punya mata yang dapat menjadi input, mengamati alam sekitar, melihat peluang dan lain-lain. Kalau kita mau sebut-sebut pasti tidak akan terhitung modal yang telah Alloh berikan kepada kita. Pasti itu.
Sekarang bagaimana cara mendapatkan modal berupa materi?
Untuk mendapatkan modal berupa materi ada dua jalan, yaitu,
- Dari warisan, ya memang orang dapat modal dari warisan. Coba kita lihat adakah disekitar kita sepertinya begitu mudah mendapatkan modal usaha? tentu ada. karena memang mereka dapat warisan dari orang tuanya. Kalau kita tidak dapat warisan dari orangtua, karena tidak semua orang mempunyai orangtua yang kaya raya. ya memang tidak semua orangtua kaya raya, bahkan lebih banyak orang tua yang ngga punya. tenang…! jangan putus asa. Karena putus asa merupakan sifat orang kafir. ada cara kedua, yaitu
- Modal kejujuran. Ya kejujuran. Kejujuran merupakan modal kita dalam berusaha. Bukan rahasia lagi banyak orang yang bisa sukses, atau bisa menjalankan usaha yang omzetnya besar padahal kalau dilihat dari orang tuanga, dia merupakan keturunan yang ngga berada, tapi bisa begitu. itulah modal kejujuran. Dengan jujur kita bisa mendapatkan modal materi, bisa mendapatkan kepercayaan menjalankan bisnis, bisa mempunyai jabatan yang tinggi dan lain-lain. Dan modal kejujuran ini telah dicontohkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Beliau dengan modal kejujuran bisa menjalankan usaha atau perdagangan antar pulau bahkan negara, beliau dipercaya menjadi pemegang kekuasaan memindahkan batu hajar aswad dan lain-lain. Bahkan beliau mendapat gelar Al-Amin (dapat dipercaya). Suatu gelar yang tidak pernah dikeluarkan oleh universitas apapun, yang diakui kejujuran-nya baik oleh kawan maupun lawan.